Berjanji Tidak Membuat Kelompok Serupa

BANGKA – Sebanyak 6 kelompok geng motor yang ada di Kabupaten Bangka secara resmi mengumumkan pembubaran dalam sebuah deklarasi yang berlangsung di Mapolres Bangka, Selasa (11/2).

Deklarasi ini menjadi tonggak penting, menandai komitmen para anggota geng motor untuk tidak lagi beraktivitas, baik di jalanan maupun di media sosial.

Selain itu, mereka juga berjanji untuk tidak membentuk kelompok serupa di masa depan.

Kapolres Bangka, AKBP Toni Sarjaka, menegaskan pihaknya akan terus menertibkan geng motor yang masih beroperasi serta mengajak para pemuda untuk mengalihkan energi mereka ke aktivitas yang lebih positif.

“Kami mengimbau agar anak-anak muda tidak membentuk kelompok yang berpotensi mengganggu ketertiban, khususnya geng motor. Kami mendorong mereka untuk menyalurkan kreativitas ke arah yang lebih bermanfaat,” katanya.

AKBP Tani Sarjaka juga menegaskan, Polres Bangka tidak akan mentolerir keberadaan geng motor yang masih beraktivitas secara ilegal.

“Kami terus melakukan upaya penertiban. Jika masih ada geng motor yang belum membubarkan diri, mereka akan dipanggil dan diperiksa sesuai prosedur yang berlaku,” tambahnya.

Lebih lanjut AKBP Toni Sarjaka menyatakan, Polres Bangka berkomitmen untuk menindak tegas setiap aktivitas geng motor yang meresahkan masyarakat.

Dengan adanya pembubaran ini, diharapkan lingkungan di Kabupaten Bangka menjadi lebih aman, nyaman, dan bebas dari tindakan kriminal di jalanan.

“Kami berharap para pemuda yang sebelumnya tergabung dalam geng motor dapat berkontribusi lebih positif bagi masyarakat,” demikian AKBP Toni Sarjaka. (Fadhel)

Komentar