Sempat Vakum Dua Tahun

PANGKALPINANG – Setelah dua tahun vakum, Bazar UMKM Merdeka Kecamatan Pangkalbalam kembali digelar untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Camat Pangkalbalam, Selasa (21/7/2026), itu menjadi wadah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah mempromosikan sekaligus memasarkan produk unggulan mereka.

Bazar UMKM Merdeka secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Pangkalpinang. Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Pertamina Patra Niaga, Pelindo, jajaran Pemerintah Kota Pangkalpinang, lurah se-Kecamatan Pangkalbalam, Tim Penggerak PKK, akademisi, serta masyarakat.

Sebanyak 16 pelaku UMKM dari berbagai kelurahan di Kecamatan Pangkalbalam ikut ambil bagian dengan menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari kuliner hingga produk olahan lainnya.

Camat Pangkalbalam Purnamawan mengatakan, Bazar UMKM Merdeka merupakan agenda tahunan yang sempat tidak dilaksanakan pada 2024 dan 2025.

Tahun ini, kegiatan kembali digelar dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan para pelaku UMKM.

“Alhamdulillah, hari ini kita dapat kembali melaksanakan Bazar UMKM Merdeka. Kegiatan ini bukan hanya untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM memasarkan dan memperkenalkan produk-produk unggulannya,” kata Purnamawan.

Menurut dia, tujuan utama penyelenggaraan bazar adalah mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.

Pemerintah kecamatan ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperluas jaringan pemasaran.

Selain melibatkan UMKM, bazar juga diikuti Tim Penggerak PKK Kota Pangkalpinang, PKK Kecamatan Pangkalbalam, serta sejumlah organisasi dan mitra pemerintah.

Purnamawan juga mengungkapkan bahwa Kecamatan Pangkalbalam akan menjadi lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata, mahasiswa Universitas Pertiba.

Program tersebut akan dilaksanakan di lima kelurahan dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami mengundang Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Pertiba karena mahasiswa akan melaksanakan KKN di lima kelurahan dengan tema pemberdayaan ekonomi masyarakat. Harapannya, program ini dapat memberikan dampak nyata bagi warga,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Bazar UMKM Merdeka, di antaranya Pertamina, Pelindo, BPJS Kesehatan, PT Duta Flexindo, PT Honda, serta mitra lainnya.

“Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat kecamatan,” tutupnya. (KBC)

Komentar