BELITUNG – Dukungan terhadap pengembangan pendidikan keagamaan di wilayah operasional terus dilakukan PT TIMAH (Persero) Tbk.
Salah satunya melalui penyerahan bantuan untuk mendukung pembangunan dan kelengkapan sarana gedung belajar Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Permata Belitung tahun 2026.
Bantuan aspek pendidikan yang merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PT TIMAH ini diharapkan dapat membantu pesantren memenuhi kebutuhan ruang belajar, sehingga proses pendidikan dan pembinaan para santri dapat berlangsung lebih optimal.
Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Permata Belitung yang berada di Jalan Permata 2, Gang Berlian, Air Merbau, Tanjungpandan, tidak hanya memberikan pendidikan formal tetapi juga menyelenggarakan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) pada sore hari.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Permata Belitung, Nur Khotim mengatakan, saat ini terdapat sekitar 45 santri yang mengikuti pendidikan di pesantren tersebut.
Menurutnya, keterbatasan ruang kelas masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pesantren seiring dengan kebutuhan untuk mengembangkan pendidikan tahfiz dan pendidikan formal.
“Selama ini kami memang masih kekurangan ruang kelas. Dukungan dari PT TIMAH ini sangat membantu untuk melengkapi pembangunan ruang belajar yang kami butuhkan,” ujarnya, Selasa (8/9/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan ruang belajar yang memadai sangat penting untuk mendukung kegiatan pendidikan, pembinaan, serta program tahfiz Al-Qur’an yang menjadi fokus utama pesantren.
Menurutnya, pembangunan sarana pendidikan menjadi langkah penting dalam pengembangan pesantren.
Sebelumnya, pihak yayasan juga menghadapi tantangan untuk menyediakan fasilitas pendidikan yang secara khusus mengintegrasikan pendidikan formal dengan program tahfiz Al-Qur’an.
“Alhamdulillah, sekarang gedung sudah ada. Tinggal bagaimana kami melengkapi dan mengembangkan ruang kelasnya agar kegiatan pendidikan bisa semakin baik,” ujarnya.
Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan PT TIMAH terhadap pengembangan sarana pendidikan di pesantren tersebut.
Dukungan ini diharapkan dapat terus berkembang dan membuka peluang sinergi dalam mendukung pendidikan masyarakat di Belitung.
“Mudah-mudahan ke depannya PT TIMAH bisa semakin bersinergi dalam mendukung pendidikan dan jumlah santri juga semakin bertambah,” katanya.
Lebih jauh, keberadaan Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Permata Belitung diharapkan dapat menjadi tempat bagi anak-anak di sekitar wilayah Tanjungpandan untuk belajar dan menghafal Al-Qur’an tanpa harus pergi ke daerah lain.
“Tujuan kami mendirikan pesantren tahfiz ini supaya ada penerus-penerus penghafal Al-Qur’an. Anak-anak di sekitar sini juga punya tempat untuk belajar tahfiz Al-Qur’an tanpa harus keluar daerah,” tuturnya. (*)
Sumber: www.timah.com


Tidak ada Respon