Insentif Pemuka Agama Segera Dicairkan

PANGKALPINANG – Setelah mengalami ketidakpastian, para pemuka agama di Provinsi Bangka Belitung akhirnya dapat merasa lega.

Insentif yang tertunda sejak Januari 2024 kini dipastikan akan segera dicairkan berkat perjuangan DPRD Provinsi Bangka Belitung, khususnya melalui Badan Anggaran.

Anggota DPRD Bangka Belitung, Maryam, mengungkapkan upaya untuk memastikan pencairan insentif ini tidaklah mudah.

Meskipun sebelumnya anggaran sudah dialokasikan, dana tersebut sempat dicoret, sehingga menimbulkan kekecewaan di kalangan pemuka agama.

“Alhamdulillah, setelah kami perjuangkan di Banggar, akhirnya ada kepastian bahwa insentif akan dicairkan. Kami berharap pemerintah segera mengundang pemuka agama untuk menyampaikan kabar baik ini,” ujar Maryam, Senin (10/2/2025).

Maryam juga menekankan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan banyak pihak, termasuk pimpinan DPRD, anggota Banggar, serta doa dan aspirasi para pemuka agama.

Sebelumnya, sebanyak 440 pemuka agama di Bangka Belitung mengalami kendala dalam pencairan insentif meskipun telah menjalankan tugas mereka.

Salah satu pemuka agama dari Kabupaten Bangka, Asbani, menyampaikan kekecewaannya karena dana yang dijanjikan tak kunjung diterima, meskipun mereka telah menyampaikan laporan kerja sejak Januari hingga Juni 2024.

Pada November 2024, mereka mendapat informasi pencairan tidak bisa dilakukan akibat kendala keuangan daerah, sebagaimana disampaikan oleh Kesra Bangka berdasarkan laporan dari Bakuda Provinsi Babel.

Para pemuka agama berharap DPRD terus mengawal pencairan insentif ini hingga benar-benar terealisasi. Mereka juga meminta transparansi terkait dana yang sebelumnya telah dialokasikan dalam APBD 2024.

“Kami hanya ingin hak kami dipenuhi. Keputusan sudah dibuat, jadi seharusnya tidak ada alasan untuk tidak direalisasikan,” tegas Asbani.

Menanggapi hal ini, Penjabat Sekda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fery Afriyanto, memastikan pemerintah sedang memproses pembayaran insentif melalui APBD Perubahan.

“Saat ini dana insentif masih dalam tahap pembahasan dan akan kami proses dalam APBD Perubahan agar segera bisa dicairkan,” jelas Ferry. (Fadhel)

Komentar