DPRD Babel Cari Solusi Legalitas Pencucian Pasir Timah Tailing

PANGKALPINANG – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, menerima audiensi perwakilan Forum Pencucian Pasir Tailing (FP4) Pulau Bangka guna membahas kepastian nasib ribuan pekerja di sektor tersebut.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Ketua DPRD Babel itu menyoroti keberlangsungan sekitar 8.000 tenaga kerja yang menggantungkan hidup dari aktivitas pencucian pasir di wilayah Bangka Belitung.

Didit menjelaskan, saat ini terdapat sejumlah titik utama aktivitas pencucian pasir yang menjadi perhatian, di antaranya wilayah Bangka Selatan, Bangka Barat, Bangka Induk (Sungailiat), serta Selindung. Aktivitas serupa juga ditemukan di beberapa lokasi di Pulau Belitung.

Dalam pertemuan tersebut, ia mengapresiasi komitmen para pelaku usaha dan pekerja lokal yang berupaya mengikuti ketentuan hukum, termasuk dalam pengurusan Izin Usaha Pertambangan (IUP).

“Mereka memiliki itikad baik untuk melengkapi legalitas agar aktivitas ke depan tidak menimbulkan persoalan. Di sinilah peran pemerintah diperlukan untuk memberikan solusi,” ujarnya kepada awak media, Rabu (1/4/2026).

Sebagai tindak lanjut, DPRD Babel akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk Gubernur Babel, guna mencari skema yang memungkinkan pemanfaatan tailing atau sisa hasil pencucian pasir agar dapat dikelola secara legal.

Selain itu, DPRD juga berencana memanggil sejumlah perusahaan yang selama ini menjadi mitra para penambang. Langkah ini dilakukan untuk menyelaraskan aturan serta memastikan seluruh aktivitas berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Didit, sektor pencucian pasir memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian daerah karena melibatkan ribuan tenaga kerja lokal.

Ia menegaskan, kepastian regulasi menjadi kunci utama agar aktivitas tersebut tidak hanya berjalan aman secara hukum, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

“Dengan pengelolaan yang tepat dan sesuai aturan, sektor ini berpotensi menjadi salah satu penggerak ekonomi yang signifikan di Bangka Belitung,” pungkasnya. (BM)

Komentar