Kelurahan Kejaksaan Siapkan Pemilihan RT dan RW Secara Door to Door

PANGKALPINANG –  Kelurahan Kejaksaan, Kecamatan Taman Sari, mulai mematangkan persiapan pelaksanaan pemilihan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) melalui rapat bersama panitia Tim 7 yang digelar di Kantor Lurah Kejaksaan.

Lurah Kejaksaan, Yuli Akasiah, menyampaikan bahwa hasil rapat tersebut telah menetapkan mekanisme teknis pemilihan yang akan dilakukan secara door to door kepada masyarakat.

“Secara teknis, kita akan lakukan door to door. Ini karena jumlah kepala keluarga cukup banyak, kurang lebih mencapai 15.000 KK, dengan total 12 RT dan 4 RW,” ujarnya usai rapat, Rabu (1/4/2026).

Ia menjelaskan, metode tersebut dipilih agar proses pemilihan dapat menjangkau seluruh warga secara langsung dan berjalan lebih efektif.

Saat ini, tahapan pendaftaran calon RT dan RW telah mulai dibuka, di mana para calon dapat mengambil formulir pendaftaran di kantor kelurahan.

“Untuk pendaftaran sudah dimulai hari ini. Calon tinggal mengambil formulir, melengkapi berkas, lalu mengantarkannya kembali ke kelurahan,” jelasnya.

Adapun penerimaan berkas dijadwalkan berlangsung pada minggu kedua April, sementara pelaksanaan pemilihan direncanakan pada minggu ketiga April 2026.

“Targetnya, sesuai edaran wali kota, seluruh RT dan RW terpilih sudah harus dilantik paling lambat 1 Mei,” tambahnya.

Terkait jumlah pendaftar, Yuli menyebutkan hingga saat ini belum dapat dipastikan karena masih dalam tahap awal.

“Setiap RT kemungkinan berbeda. Ada yang banyak peminat, ada juga yang mungkin hanya satu pasangan calon. Kita lihat nanti setelah pendaftaran berjalan,” katanya.

Dalam proses penjaringan, pihak kelurahan telah menyiapkan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon, termasuk ketentuan administratif dan komitmen non-politik.

“Semua sudah dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai, mulai dari syarat pribadi, tidak terlibat politik praktis, tidak sedang dalam proses hukum, serta sehat jasmani dan rohani,” jelasnya.

Selain itu, seluruh calon yang telah mendaftar nantinya akan dikumpulkan untuk diberikan arahan teknis sebelum pelaksanaan pemilihan, guna mencegah potensi konflik di lapangan.

“Kita akan kumpulkan semua calon, kita beri pemahaman teknis supaya pelaksanaan berjalan tertib dan tidak menimbulkan permasalahan,” tutupnya. (BM)

Komentar