‎Pemkot Pangkalpinang Gelar Aksi Bersih-Bersih Terpadu di Pasar Pagi

HEADLINE, PEMKOT1 Dilihat

PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang melakukan pembersihan terpadu di kawasan Pasar Pagi sebagai upaya menciptakan lingkungan pasar yang lebih bersih dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

‎Kegiatan gotong royong tersebut melibatkan enam organisasi perangkat daerah (OPD).

‎Dinas Perdagangan, Industri, dan UMKM bertindak sebagai koordinator kegiatan, didukung Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran, serta Satpol PP dan OPD terkait lainnya.

‎Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, mengatakan pembersihan dilakukan secara terkoordinasi dengan memaksimalkan peran masing-masing OPD.

‎Fokus utama kegiatan kali ini adalah membersihkan saluran air guna mencegah genangan serta memastikan kelancaran aliran drainase di area pasar.

‎“Setiap OPD punya peran masing-masing. Damkar membantu penyemprotan, Satpol PP mendukung pengamanan kegiatan, dan DLH fokus pada penanganan sampah. Hari ini kita prioritaskan pembersihan selokan terlebih dahulu,” ujar Saparudin, Jum’at, (30/1/2025).

‎Ia menegaskan, kegiatan tersebut tidak dimaksudkan untuk mengganggu aktivitas perdagangan, melainkan mendukung terciptanya pasar yang sehat.

‎Oleh karena itu, Saparudin juga mengajak para pedagang untuk berpartisipasi aktif dengan menjaga kebersihan lapak masing-masing setelah berjualan.

‎Menurut Saparudin, aksi bersih-bersih pasar akan dijadikan agenda rutin dan dilaksanakan secara bergilir di empat pasar utama di Kota Pangkalpinang.

‎Pemerintah kota telah membentuk tim khusus yang terdiri dari petugas kebersihan, perawatan lingkungan, dan dukungan teknis lainnya.

‎“Kita targetkan setiap pasar mendapat giliran minimal satu kali dalam sebulan. Ke depan, kita juga minta PDAM memasang sistem semprotan air permanen supaya kegiatan pembersihan bisa lebih efisien tanpa bergantung pada mobil Damkar,” jelasnya.

‎Selain penanganan kebersihan, Pemkot Pangkalpinang juga tengah memproses rencana revitalisasi Pasar Pagi melalui Kementerian Perdagangan.

‎Proposal revitalisasi telah diajukan sejak November tahun lalu dan saat ini masih dalam tahapan evaluasi.

‎Saparudin menyebutkan, revitalisasi diharapkan dapat dimulai pada pertengahan tahun setelah seluruh tahapan administrasi dan evaluasi rampung.

‎Pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan anggaran melalui APBD untuk melengkapi kebutuhan revitalisasi.

‎“Pasar Pagi terakhir direvitalisasi pada 2011. Sudah waktunya dilakukan pembaruan agar lebih layak dan representatif,” katanya.

‎Rencana revitalisasi mencakup perbaikan seluruh kios serta fasilitas penunjang pasar.

‎Lantai dua pasar direncanakan difungsikan sebagai ruang pelayanan publik, seperti area perbankan, aula, pusat kuliner, dan fasilitas ibadah.

‎Dengan upaya tersebut, Pemkot Pangkalpinang berharap Pasar Pagi dapat tampil lebih tertata, bersih, dan menjadi pusat aktivitas ekonomi yang nyaman bagi masyarakat. (BM)

Komentar