‎Wali Kota Pangkalpinang Tekankan Peningkatan Pelayanan Usai Revitalisasi Kantor Lurah Pasir Garam

PANGKALPINANG – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menegaskan bahwa revitalisasi Gedung Kantor Lurah Pasir Garam harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

‎Ia mengingatkan agar pembaruan fisik gedung tidak berhenti pada tampilan, tetapi benar-benar berdampak pada kenyamanan dan kemudahan warga dalam mengurus pelayanan administrasi.

‎“Kantor lurahnya sudah diperbaiki dan direvitalisasi, terutama karena sebelumnya mengalami kerusakan cukup berat akibat banjir. Yang paling penting sekarang, masyarakat harus dilayani dengan lebih baik dan lebih nyaman,” kata Saparudin saat peresmian Kantor Lurah Pasir Garam.

‎Ia menekankan peran lurah, RT, dan RW sebagai ujung tombak pelayanan pemerintah di tingkat bawah.

‎Menurutnya, aparatur kelurahan harus responsif, mudah dihubungi, dan cepat membantu kebutuhan masyarakat.

‎“Jangan sampai kantor lurahnya sudah baru, tapi pelayanannya tidak meningkat. Masyarakat datang bertanya atau mengurus sesuatu harus dibantu dengan cepat,” tegasnya.

‎Dalam kesempatan tersebut, Saparudin juga menyosialisasikan program layanan kesehatan gratis hanya dengan menggunakan KTP bagi masyarakat yang tidak mampu dan memiliki tunggakan BPJS Kesehatan.

‎Ia memastikan warga tidak perlu ragu untuk berobat ke puskesmas maupun rumah sakit.

‎“Kalau ada warga sakit dan tidak mampu membayar BPJS, silakan datang ke puskesmas. Kalau perlu dirujuk, nanti dirujuk ke RSUD Depati Hamzah,” ujarnya.

‎Selain itu, Wali Kota mengungkapkan rencana peresmian layanan geriatri di RSUD Depati Hamzah dalam waktu dekat.

‎Layanan tersebut diperuntukkan khusus bagi warga lanjut usia di atas 60 tahun, termasuk fasilitas antar-jemput dan layanan kesehatan ke rumah.

‎“Unit geriatri sudah kita bangun. Akan segera kita resmikan, Nanti ada mobil jemputan. Kalau lansia sakit, tinggal telepon, nanti dijemput. Kalau perlu dirawat di rumah, dokter akan datang ke rumah,” jelasnya.

‎Saparudin juga mengajak aparatur kelurahan dan tokoh masyarakat untuk memperkuat komunikasi dengan warga melalui pendekatan yang humanis dan empati.

‎Ia menilai kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

‎“Kelurahan itu penghubung antara masyarakat dengan pemerintah. RT, RW, lurah harus punya empati, sikap yang baik, sehingga masyarakat merasa nyaman,” katanya.

‎Ia menutup sambutannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat semangat gotong royong sebagai fondasi pembangunan Kota Pangkalpinang.

‎“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita butuh kebersamaan dan gotong royong. Mudah-mudahan kantor lurah ini membawa berkah bagi masyarakat Pasir Garam,” pungkasnya. (BM)

Komentar