PANGKALPINANG – Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyalurkan bantuan seragam dan perlengkapan sekolah senilai Rp150 juta kepada sekitar 300 siswa di Kota Pangkalpinang.
Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di SMKN 2 Pangkalpinang, Kamis (20/8/2026), dalam agenda Penyerahan Seragam Sekolah dan Perlengkapan Sekolah Tahun 2026.
Ketua Baznas Provinsi Babel, Zulhadi, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang masih menghadapi kendala ekonomi dalam memenuhi kebutuhan pendidikan.
”Setiap anak bangsa adalah aset bagi masa depan bangsa. Namun, kita juga tahu masih banyak saudara-saudara kita yang terkendala masalah biaya, terutama pendidikan,” ujar Zulhadi.
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan berupa perlengkapan sekolah lengkap dengan total nilai Rp150 juta dan diperuntukkan bagi kurang lebih 300 siswa penerima manfaat.
Menurut Zulhadi, dana tersebut berasal dari zakat, infak dan sedekah (ZIS) yang dihimpun Baznas Babel, termasuk dari kalangan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta para donatur.
Ia menyampaikan apresiasi kepada para ASN dan masyarakat yang telah mempercayakan penyaluran ZIS melalui Baznas.
Zulhadi berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak mereka.
”Kepada anak-anak yang menerima manfaat, jangan melihat besar atau kecilnya bantuan. Ini merupakan bentuk solidaritas kita untuk membantu keluarga yang hari ini terkendala biaya perlengkapan sekolah. Jangan berkecil hati,” katanya.
Selain bantuan perlengkapan sekolah, Baznas Babel juga menjalankan program pendidikan berkelanjutan bagi penerima manfaat berprestasi.
Zulhadi mengungkapkan, pada tahun ini Baznas telah memverifikasi 10 penerima manfaat untuk mendapatkan dukungan pendidikan hingga jenjang strata satu.
Dari 10 penerima tersebut, enam orang telah lolos seleksi untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Negeri Yogyakarta. Seleksi dilakukan tidak hanya berdasarkan kondisi ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan akademik para calon penerima.
Sementara empat penerima lainnya mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan di Universitas Negeri Malang melalui program Baznas Cendekia.
”Anak-anak kita yang kita sekolahkan melalui Baznas, insyaallah semuanya akan berhasil,” ujarnya.
Zulhadi juga mengapresiasi kepala sekolah se-Kota Pangkalpinang yang turut membantu proses verifikasi calon penerima sehingga bantuan dapat diberikan kepada siswa yang dinilai tepat dan membutuhkan. (KBC)
Rp150 Juta Bantuan Baznas untuk 300 Siswa

Komentar