Pemkot Pangkalpinang Bahas Strategi Pengendalian Inflasi Jelang Idul Fitri

HEADLINE, PEMKOT37 Dilihat

PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar rapat koordinasi tingkat tinggi atau High Level Meeting guna membahas langkah pengendalian harga menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Rapat yang berlangsung di Rumah Residen Wali Kota Pangkalpinang, Selasa (10/3/2026), dipimpin langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, dan dihadiri sejumlah unsur TPID dari berbagai instansi terkait.

Saparudin menjelaskan, pertemuan tersebut bertujuan memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan nasional, khususnya saat Ramadan dan Idul Fitri.

Menurutnya, TPID akan melakukan pemantauan langsung ke pasar, agen, hingga distributor guna memastikan harga komoditas tetap terkendali.

“Kita akan turun langsung memantau kondisi harga di pasar, kemudian juga ke agen dan distributor. Tujuannya agar semua pihak bisa bersama-sama menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di Kota Pangkalpinang,” ujarnya.

Selain pemantauan, pemerintah juga mengajak para distributor, agen, serta pedagang untuk tidak menaikkan harga melebihi batas yang telah ditetapkan.

Ia menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, serta pihak terkait agar inflasi dapat dikendalikan dengan baik.

Dalam kesempatan itu, Saparudin juga menyoroti potensi praktik penimbunan bahan pokok yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Menurutnya, pengawasan akan dilakukan secara terpadu oleh tim yang terdiri dari berbagai unsur, termasuk aparat keamanan.

“Dalam TPID ini ada unsur TNI dan Kepolisian. Kami meminta mereka ikut menelusuri jika ada indikasi penimbunan bahan pokok,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga mengimbau para pedagang besar, agen, dan distributor agar tidak melakukan penimbunan barang demi keuntungan sesaat.

“Kita ingin menjaga ekonomi di Pangkalpinang tetap stabil, baik dari sisi pertumbuhan ekonomi maupun pengendalian inflasi,” jelasnya.

Saparudin juga mengingatkan masyarakat agar berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan menjelang Idul Fitri.

Ia memastikan bahwa stok bahan pokok di Kota Pangkalpinang masih dalam kondisi aman.

“Kami mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan, bukan karena keinginan. Jangan sampai panik membeli. Dari informasi yang disampaikan Bulog, stok beras masih cukup hingga sekitar tiga bulan ke depan,” katanya. (BM)

Komentar