Ratusan Mahasiswa Kembali Grudug DPRD

DPRD, HEADLINE1160 Dilihat

Mahasiswa Babel Sampaikan 10 Tuntutan, DPRD Janji Kawal hingga Tuntas

‎PANGKALPINANG – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Bangka Belitung menggelar aksi di Pangkalpinang dengan menyuarakan sepuluh poin tuntutan kepada pemerintah pusat maupun daerah.

‎Aksi berlangsung secara tertib dan ditutup dengan audiensi bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, jajaran anggota DPRD, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di ruang rapat paripurna, Senin, (1/9/2025).

‎Adapun sepuluh poin tuntutan mahasiswa tersebut antara lain:

‎1. Mendesak pencopotan Kapolri.
‎2. Bebaskan demonstran yang ditangkap dan dikriminalisasi.
‎3. Mendesak Presiden untuk menghentikan tindakan represif terhadap demonstran.
‎4. Lakukan evaluasi menyeluruh terhadap institusi Polri.
‎5. Tindak tegas anggota DPR yang tidak memiliki empati dan memicu amarah rakyat.
‎6. Segera sahkan RUU yang pro rakyat serta cabut dan tolak RUU yang tidak pro rakyat.
‎7. Hapus militer dari ruang sipil yang dinilai mengancam demokrasi.
‎8. Menuntut Gubernur dan Wakil Gubernur untuk mundur jika tidak bisa menyelesaikan masalah internal rumah tangganya.
‎9. Menuntut peninjauan kembali prioritas alokasi APBD Kepulauan Bangka Belitung.
‎10. Menuntut pertanggungjawaban perusahaan asing yang akan berinvestasi di Kepulauan Bangka Belitung.

‎Dalam audiensi, Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh tuntutan mahasiswa hingga tuntas.

‎”Saya atas nama Ketua DPRD Provinsi, Akan memangkas anggaran belanja kunjungan kerja keluar daerah mulai besok pagi dan termasuk juga tunjangan,” kata Didit.

‎Didit menekankan bahwa suara mahasiswa tidak boleh hanya berhenti di jalanan, tetapi harus diwujudkan dalam kebijakan nyata.

‎“Kami akan mengawal semua tuntutan mahasiswa sampai selesai. Dan kami juga mengusulkan pencabutan hutan taman industri di beberapa kabupaten, yang saat ini ke dirjen planalogi dan akan kami kawal sampai selesai,” ujar Didit.

‎Lebih lanjut, Didit juga mendesak pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah di Desa Batu Beriga yang dinilai masih menimbulkan Kerusakan di perairan Babel.

‎DPRD akan segera memanggil manajemen PT Timah untuk dimintai penjelasan

‎Sementara itu, Gubernur Hidayat Arsani menyambut baik aksi mahasiswa sebagai bentuk kepedulian terhadap daerah.

‎Aksi mahasiswa ini berjalan kondusif dengan pengawalan aparat kepolisian. (beritamitra.com)

Komentar