Kata Didit Soal Pelajar Ikut Unjuk Rasa

PANGKALPINANG – Puluhan pelajar setingkat SMA/SMK diduga ikut bergabung bersama mahasiswa yang menggelar unjuk rasa di Gedung DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (29/8/2025).

Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Sri Gusjaya, menyatakan tidak mempersoalkan hal itu selama tidak menggangu jam belajar mereka.

“Nggak apa-apa, mereka kan ingin belajar demokrasi. Yang penting penting tidak menggangu jam belajar. Dan mereka melaksanakan dengan tertib, aman, bahkan sampahnya juga dibuang mereka. Ini luar biasa,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Kepala Bidang SMA/SMK, Saipul Bakhri, menyayangkan adanya pelajar yang ikut aksi unjuk rasa, apalagi masih menggunakan atribut sekolah masing-masing.

Namun ia mengucapkan terimakasih terutama kepada aparat keamanan yang telah menginformasikan bahwa ada indikasi anak-anak sekolah ikut kegiatan demontrasi tersebut.

“Kami dari Dinas pendidikan sebenarnya menginginkan anak-anak yang masih berstastus pelajar sekolah menengah tidak dulu ikut terlibat hal-hal seperti ini, karena mereka harus fokus belajar di sekolah,” ungkapnya.

“Apalagi anak-anak jenjang SMK/SMA ini emosinya masih sangat labil, kita khawatir nanti mereka ikut-ikutan melakukan hal-hal yang sifatnya negatif. Ini kurang baik untuk pelajar-pelajar kita, sebaiknya anak-anak SMK/SMA kita imbau untuk ikut-ikutan dulu,” imbuhnya.

Saipul mengatakan, ke depan pihaknya akan mengingatkan para kepala sekolah dan guru untuk mengantisipasi kejadian seperti ini, dengan menyampaikan kepada anak-anak-anak untuk menghindari hal-hal yang sekiranya mengganggu aktivitas belajar mereka di sekolah. (beritamitra.com)

Komentar