PANGKALPINANG – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, mengajak para santri Taman Kanak-Kanak/Taman Pendidikan Al-Qur’an (TK/TPA) untuk terus menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan tidak berhenti belajar mengaji meski telah diwisuda.
Pesan tersebut disampaikan Saparudin saat menghadiri Wisuda Santri TK/TPA dan Tahfidz Juz 30 LPPTKA DPD BKPRMI Kota Pangkalpinang di Ballroom Bangka City Hotel, Minggu (10/5/2026).
Di hadapan para santri dan wali murid, ia menegaskan bahwa pendidikan Al-Qur’an tidak hanya berorientasi pada kemampuan membaca, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak generasi muda.
“Islam mengajarkan kita bukan hanya kecerdasan logika dan intelektual, tetapi juga kecerdasan spiritual. Anak-anak kita belajar adab, belajar budi pekerti yang baik. Itu yang harus terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Saparudin mengingatkan para santri agar momentum wisuda tidak dijadikan akhir dari proses belajar Al-Qur’an, melainkan awal untuk terus meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keislaman.
“Kalian sudah belajar di TPA selama beberapa tahun. Jangan setelah wisuda lalu berhenti mengaji. Teruslah mengamalkan Al-Qur’an dalam keseharian,” pesannya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengungkapkan rencana Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk melanjutkan program pembinaan keagamaan bagi pelajar tingkat SMP mulai tahun 2027 mendatang.
Menurutnya, program tersebut akan difokuskan di masjid-masjid pada waktu sore hingga malam hari sebagai bagian dari pembinaan karakter generasi muda sekaligus upaya mencegah kenakalan remaja.
“Insya Allah tahun 2027 nanti, kita siapkan program lanjutan TPA untuk anak-anak SMP. Mulai selepas Magrib sampai selesai Isya mereka belajar mengaji dan bahasa Arab di masjid. Harapan kita masjid menjadi ramai dan anak-anak terhindar dari pengaruh negatif,” katanya.
Ia berharap BKPRMI dapat mendukung program tersebut sehingga pembinaan generasi Qurani di Kota Pangkalpinang dapat berjalan secara berkelanjutan. (BM)
Saparudin Ajak Santri Terus Amalkan Al-Qur’an








Komentar