Tata Kelola Sampah Kembali Dibahas

HEADLINE, PEMKOT44 Dilihat

PANGKALPINANG – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menghadiri Rapat Pembahasan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Pengolahan Sampah di Smart Room Center Kantor Wali Kota, Jumat (17/4/2026).

​Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, guna memonitor pelaksanaan program kebersihan lingkungan di Kota Pangkalpinang.

​Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya ​Pelaksana Tugas Asisten I Bidnag Pemerintahan & Kesra, Kepala Dinas, Camat dan Lurah.

​Usai acara, Saparudin menyampaikan beberapa langkah konkret dan tantangan yang dihadapi pemerintah kota terkait manajemen pengelolaan sampah.

” Yang ​pertama optimalisasi fasilitas. Pemerintah fokus pada pengaktifan kembali dan penambahan unit TPS3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta penguatan peran Bank Sampah,” ungkapnya.

“Kedua, ​kita monitoring titik rawan. Pihak Kementerian telah melakukan survei ke lokasi-lokasi krusial seperti kawasan Jembatan Gantung dan Tempat Pembuangan Akhir,” imbuhnya.

Terkait kendala di lapangan, Saparudin menyoroti perilaku masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan, meski telah dipasang kamera pengawas (CCTV).

​”Kita pasang kamera di sini, mereka membuang di sebelah sana. Hal ini terekam jelas, namun kita tetap terus berupaya memberikan edukasi,” tuturnya.

Saparudin menambahkan, pentingnya partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk menjaga kebersihan kota.

Persoalan sampah di Pangkalpinang tidak cukup hanya diselesaikan dengan penyediaan instrumen pengolahan atau sumber daya kebersihan saja.

“Kunci utamanya terletak pada kesadaran kolektif masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan konsisten menerapkan pola hidup bersih,” katanya. (BM)

Komentar