Calon Pimpinan Baznas Ikut Verifikasi Faktual

HEADLINE, PEMPROV303 Dilihat

PANGKALPINANG – Sebanyak 10 orang calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2025-2030 melakukan verifikasi faktual atau wawancara tatap muka bersama Pimpinan Baznas Republik Indonesia.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Babel, Fery Afriyanto, membuka kegiatan yang berlangsung di Ruang Kelas Tanjung Tinggi Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah, Senin (20/10/2025).

Fery menyampaikan apresiasinya atas kunjungan dan bantuan Baznas Republik Indonesia dalam memilih 5 orang terbaik untuk menjadi Pimpinan Baznas Babel periode 2025-2030.

“Selamat datang dan terima kasih kepada Pimpinan Baznas Republik Indonesia beserta jajaran yang sudah berkenan datang ke Provinsi Bangka Belitung,” ucapnya.

Fery menyampaikan pesan kepada para calon pimpinan agar mengikuti rangkaian kegiatan verifikasi faktual sesuai dengan bekal keilmuan masing-masing calon.

“Berhasil atau tidaknya Bapak/Ibu, tergantung kepada kompetensi dan kemampuannya dalam mengikuti verifikasi faktual hari ini. Semoga Bapak/Ibu dapat menjawab tantangan permasalahan Baznas ke depan,” harapnya.

Fery berharap calon pemimpin Baznas nanti merupakan sosok yang handal, tangguh dan kompeten untuk mewujudkan Baznas Babel menjadi lembaga pengelola zakat yang kuat, terpercaya, dan modern.

“Saya berharap 5 calon terpilih nantinya merupakan sosok yang handal, tangguh dan kompeten agar Baznas dapat menjalankan tugas dan fungsinya dalam mengumpulkan zakat secara optimal dan mendistribusikan secara efektif guna mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sementara Pimpinan Baznas Republik Indonesia Pembina Wilayah Bangka Belitung, Rizaludin Kurniawan, turut menekankan bahwa Baznas menjalankan prinsip zakat, yakni mendorong konsumsi di masyarakat dan mendistribusikan kekayaan agar dapat menjaga kestabilan sosial.

Rizaludin juga mengingatkan, Gubernur harus berperan aktif sebagai seorang Amil Zakat agar tren penurunan pengumpulan zakat di Babel dapat dihentikan.

“Kepala Daerah, dalam hal ini Gubernur, dapat menjadi pembina sekaligus pengawas. Jangan ragu untuk memberikan dukungan berupa fasilitasi, sosialisasi, dan edukasi, serta didukung oleh Pimpinan Baznas yang amanah, profesional dan berintegrasi,” tuturnya.

Di ujung sambutannya, Rizaludin mengungkapkan optimismenya pada Baznas Babel agar pada meningkatkan jumlah pengumpulan zakat masyarakat serta membantu program pemerintah dalam pemerataan perekonomian di Bangka Belitung. (*)

Komentar