PANGKALPINANG – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Sri Gusjaya, menyoroti minimnya alokasi anggaran untuk Panitia Besar Pekan Olahraga Provinsi VII.
Dana sebesar Rp2,5 miliar yang saat ini dialokasikan untuk panitia besar atau PB dinilai sangat jauh dari kata cukup untuk menyelenggarakan ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi tersebut.
Didit menjelaskan, pada Porprov kali ini status tuan rumah dipegang bersama oleh Provinsi, Kabupaten Bangka, Bangka Tengah dan Kota Pangkalpinang.
Dengan jumlah cabang olahraga yang mencapai 25 cabor, anggaran tersebut dianggap tidak realistis jika dibandingkan dengan pelaksanaan Porprov sebelumnya di Bangka Barat.
Menurut Didit, ketimpangan anggaran ini terlihat sangat mencolok jika berkaca pada pengalaman Porprov di Bangka Barat yang hanya mempertandingkan 22 cabor, namun menyerap anggaran hampir Rp15 miliar.
”Saat ini hanya dialokasikan Rp2,5 miliar untuk 26 cabang olahraga. Ini tentu tidak cukup. Padahal di Bangka Barat kemarin dengan 22 cabor saja anggarannya hampir Rp15 miliar. Maka dari itu, kami menerima aspirasi mereka yang meminta agar anggaran ini ditambah,” ungkap Didit di ruang kerjanya, Senin (13/4/2026).
Guna menindaklanjuti hal tersebut, Didit meminta pihak terkait segera melakukan audiensi dengan Komisi II DPRD Babel yang membidangi sektor ini.
Langkah ini diperlukan agar mekanisme penganggaran melalui APBD Perubahan dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Didit menegaskan, kesuksesan Porprov bukan sekadar urusan olahraga, melainkan menyangkut marwah dan harga diri Pemerintah Provinsi maupun DPRD Bangka Belitung di mata publik.
”Jika sampai ini tidak dianggarkan secara layak, ini menyangkut menjaga nama baik provinsi dan DPRD. Tidak ada alasan bagi legislatif untuk tidak menambah anggaran ini. Ini tanggung jawab bersama antara eksekutif dan legislatif,” tegasnya.
Mengingat sifatnya yang mendesak, penambahan anggaran ini rencananya akan masuk dalam pembahasan agenda APBD Perubahan.
Didit optimis masih ada waktu untuk melakukan penyesuaian postur anggaran agar agenda bergengsi ini tidak berujung kegagalan.
”Sifatnya mendesak, insya Allah mekanisme ini akan kita bahas pada bulan Agustus mendatang, mumpung masih ada waktu,” katanya.
“Jangan sampai agenda bergengsi tingkat provinsi ini gagal, karena itu akan merugikan perkembangan dunia olahraga kita di Bangka Belitung,” pungkasnya. (BM)
Didit Setuju Anggaran PB Porprov VII Ditambah







Komentar