Tonggak Baru Menuju Pangkalpinang Bersih, Sehat dan Transparan ‎

PANGKALPINANG – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, tampil penuh semangat dalam Rapat Paripurna Ketujuh Masa Persidangan I Tahun 2025 DPRD Kota Pangkalpinang, Senin (20/10/2025).

‎Dalam sidang yang dihadiri pimpinan dan anggota DPRD itu, Saparudin menyampaikan sambutan penting yang menandai babak baru tata kelola pemerintahan dan lingkungan di Kota Pangkalpinang.

‎Ia mengatakan, disahkannya dua rancangan peraturan daerah (Raperda), yaitu Raperda Pengelolaan Air Limbah Domestik dan Raperda Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang Sah merupakan langkah besar menuju pemerintahan yang lebih bersih, transparan, dan berpihak pada rakyat.

‎“Alhamdulillah, dua Raperda strategis ini akhirnya tuntas dibahas bersama DPRD. Ini bukan sekadar aturan, tapi pijakan nyata untuk membangun kota yang sehat dan tata kelola keuangan daerah yang akuntabel,” ungkapnya.

‎Menurut pria yang akrab disapa Udin itu, pengelolaan air limbah domestik adalah isu vital bagi masa depan Pangkalpinang.

‎Dengan adanya perda ini, pemerintah ingin memastikan setiap rumah tangga, kawasan, dan pelaku usaha ikut bertanggung jawab menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.

‎“Air limbah bukan lagi masalah kecil. Kita ingin masyarakat terlibat aktif dalam menjaga kebersihan, mencegah pencemaran, dan mendukung sistem pengolahan limbah yang modern dan ramah lingkungan,” tuturnya.

‎Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Pangkalpinang juga akan melakukan pengawasan rutin minimal dua kali setahun, agar sistem pengelolaan limbah berjalan efektif dan tidak sekadar aturan di atas kertas.

‎Raperda kedua, tentang Lain-Lain PAD yang Sah, juga menjadi sorotan penting dalam pidatonya tersebut.

‎Raperda ini dirancang untuk memperkuat kemandirian keuangan daerah, meningkatkan pendapatan, dan memastikan setiap penerimaan dikelola secara terbuka.

‎“Kita ingin setiap rupiah yang masuk dari hasil kekayaan daerah, denda, jasa giro, dan sumber PAD lainnya tercatat dengan transparan dan bisa dipertanggungjawabkan. Ini bentuk komitmen kita dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan jujur,” bebernya.

‎Udin menambahkan, pengendalian internal dan koordinasi antarperangkat daerah akan terus diperkuat demi efisiensi dan efektivitas kinerja pemerintah. (beritamitra.com)

Komentar