Yang Penting Terus Belajar

PANGKALPINANG – Gagal atau dinyatakan belum kompeten ketika mengikuti Uji Kompetensi Wartawan bukanlah sebuah aib.

Demikian dikatakan salah satu penguji sekaligus Ketua Bidang Pendidikan Pengda JMSI Provinsi Babel, Romlan di Pangkalpinang, Selasa (23/9/2025).

“Gagal UKW itu bukanlah sebuah aib. Yang penting terus belajar, kemudian ikut lagi pada kesempatan UKW berikutnya,” katanya.

Lebih lanjut Romlan menyatakan, ada hal yang lebih penting daripada mendapatkan status wartawan kompeten.

“Menjaga marwah kompetensi itu jauh lebih penting daripada mendapatannya,” ujarnya.

“Ketika wartawan sudah dinyatakan kompeten oleh penguji, pada dirinya sudah melekat tanggung jawab moral untuk betul-betul menjaga etika profesi kewartawanan,” imbuhnya.

“Makanya wartawan harus paham betul aturan dan etika jurnalistik, juga bisa menerapkannya pada pekerjaan jurnalistik sehari-hari,” katanya.

Sebanyak 18 orang wartawan dari berbagai media siber atau online mengikuti Uji Kompetensi Wartawan atau UKW di Aula Tins Galery Pangkalpinang.

UKW yang digelar selama dua hari itu, 22 – 23 September 2025, merupakan kerja sama Pengda JMSI Provinsi Babel dengan LUKW Pikiran Rakyat.

Dari 18 orang peserta, satu orang tidak hadir dan satu orang belum kompeten. (*)

Komentar