Unu Didaulat Jadi Pembina Upacara Peringatan HUT RI ke-80

HEADLINE, PEMKOT404 Dilihat

‎PANGKALPINANG – Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, Muhammad Unu Ibnudin, bertindak sebagai pembina upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Upacara digelar di Halaman Wali Kota Pangkalpinang, Minggu (17/8/2025) pagi berlangsung tertib dan khidmat.

‎Unu menegaskan, kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang bagi rakyat untuk merasakan kebebasan, hak-hak dasar, serta pelayanan yang adil dari pemerintah.

‎Hal itu ia sampaikan usai pelaksanaan upacara HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Minggu (17/8/2025).

‎“Alhamdulillah, upacara berjalan lancar dan khidmat. Tema HUT RI tahun ini, Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju, harus kita wujudkan bersama, termasuk di Pangkalpinang,” ungkapnya.

“Mari kita tegakkan persatuan, kedaulatan, kesejahteraan rakyat, dan kemajuan bangsa. Pangkalpinang juga harus semakin maju,” ujarnya.

‎Unu menekankan, makna kemerdekaan sejati adalah ketika seluruh rakyat dapat merasakan kebebasan dalam memperoleh hak-hak dasar.

Ia juga menitipkan pesan khusus kepada generasi muda agar menghargai pengorbanan para pahlawan dengan karya nyata.

‎“Kemerdekaan ini diperjuangkan dengan pertumpahan darah. Tugas generasi muda sekarang adalah mengisinya dengan kerja nyata sesuai tema. Termasuk berkontribusi dalam pembangunan Pangkalpinang,” tegasnya.

‎Menurutnya, keberhasilan pembangunan ditandai dengan hadirnya pelayanan publik yang benar-benar berpihak pada masyarakat.

‎“Seluruh program pemerintah harus dirasakan rakyat. Kami sebagai pemerintah adalah pelayan, Insyaallah akan memberikan pelayanan sebaik-baiknya,” ucapnya.

‎Menjelang Pilkada ulang di Kota Pangkalpinang, Unu juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga persatuan.

‎“Dalam memilih pemimpin terbaik, mari kita laksanakan pemilihan secara jujur, adil, langsung, umum, bebas, dan rahasia. Jangan sampai momentum kemerdekaan ini tercoreng oleh perpecahan,” pesannya.

Komentar