BANGKA TENGAH – NS alias Nopin (24), seorang mahasiswa di Lubuk Besar, harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah tertangkap tangan menjadi kurir sabu.
Penangkapan ini merupakan hasil operasi senyap yang digelar Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Tengah, menindaklanjuti laporan dari masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan di sekitar kediaman tersangka.
Kasatres Narkoba, Iptu Heri Hadi Santoso menjelaskan, penangkapan NS bermula dari informasi yang diterima pihaknya mengenai adanya transaksi narkoba di sebuah rumah di Dusun B1, Desa Lubuk Besar.
“Setelah melakukan pendalaman dan memastikan kebenaran informasi tersebut, kami langsung bergerak cepat melakukan penangkapan,” ujar Iptu Heri, Selasa (7/10/25).
Saat penggeledahan, petugas menemukan empat paket sabu yang disembunyikan di dalam kotak rokok di bawah kompor gas.
Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain seperti timbangan digital, plastik pembungkus, handphone dan sepeda motor yang diduga digunakan untuk mengedarkan narkoba.
Iptu Heri menambahkan, NS diduga berperan sebagai kurir yang mengedarkan sabu di wilayah Lubuk Besar dan sekitarnya. Pihaknya masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar.
“Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Kami akan terus memburu para pelaku narkoba yang meresahkan masyarakat,” tegasnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, NS mengaku baru beberapa bulan terlibat dalam bisnis haram ini. Ia tergiur dengan keuntungan besar yang dijanjikan oleh seorang bandar.
Namun, polisi tidak percaya begitu saja dengan pengakuan tersangka dan akan terus mendalami kasus ini.
Akibat perbuatannya, NS dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ia terancam hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun.
Terpisah, Kapolres Bangka Tengah, AKBP I Gede Nyoman Bratasena mengapresiasi kinerja Satres Narkoba yang berhasil mengungkap kasus ini.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus memberikan informasi kepada polisi jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba.
“Pemberantasan narkoba adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga generasi muda dari bahaya narkoba,” pungkasnya. (beritamitra.com)
Mahasiswa Ini Simpan Sabu di Dapur


Komentar