Momentum Introspeksi dan Perbaiki Diri

BANGKA TENGAH – Momentum HUT ke-80 Bhayangkara yang diperingati setiap tanggal 1 Juli, jadi momentum penting bagi Polri untuk introspeksi sekaligus juga mempersiapkan diri jadi lebih baik lagi.

Karena sesuai dengan tema Polri untuk Masyarakat, berarti Polri juga harus mempersiapkan dirinya bagaimana bisa diterima dan juga bisa merangkul masyarakat untuk sama-sama mendukung situasi Kamtibmas yang kondusif.

Demikian diungkapkan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Viktor T Sihombing, usai upacara dan syukuran HUT ke-80 Bhayangkara di lapangan Mako Brimob Polda Babel, Rabu (1/7).

“Jadi intropeksi diri, ini kami jadikan pembelajaran bagi Polri. Apa yang sudah baik kita lakukan akan kami pertahankan dan akan kami kembangkan,” ungkapnya.

Sedangkan untuk hal-hal yang kurang baik akan menjadi pembelajaran bagi Polri untuk bisa mengurangi apa yang menjadi tingkat kesalahan, dan kemudian kekurangan-kekurangan itu akan diperbaiki di masa yang akan datang.

“Doakan kami. Kami minta mohon doa kepada masyarakat dan tokoh masyarakat yang lainnya, supaya Polri tetap bisa menjaga kualitasnya, ke depan nanti bisa bersama-sama masyarakat menjaga Kamtipmas yang lebih baik,” ujarnya.

Viktor juga berpesan saya kepada seluruh anggota Polri khususnya yang bertugas di Polda Babel, agar mempertahankan hal-hal baik yang dicintai oleh masyarakat.

“Saya pikir itu perlu dijaga, yang tidak baik itu menjadi introspeksi diri sendiri. Segala sesuatu yang tidak baik tentunya juga menjadi pembelajaran. Kita belajar bukan dari hal yang baik saja, dari yang tidak baik juga kita belajar,” tuturnya.

Ke depannya, lanjut Viktor, hal-hal yang kurang baik ini akan dilakukan evaluasi, dianalisa, kemudian diperbaiki.

“Mudah-mudahan seluruh anggota Polri bisa menjaga harkat, derajat dan martabatnya dalam melaksanakan tugas pokoknya, Harkamtibmas, penegakan hukum, memberikan perlindungan, pelayanan, pengayoman kepada masyarakat,” harapnya.

Viktor juga menyatakan Polri siap dikritik, karena Polri tidak mungkin bekerja sendiri dan butuh masukan serta dukungan dari masyarakat.

“Silakan kita diberi masukan dan dukungan, kami agar kami bisa melaksanakan apa yang menjadi keinginan masyarakat, karena Polri itu ada di masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Viktor menjelaskan, dinamika masyarakat itu akan mempengaruhi dinamika yang ada di kepolisian. Untuk memberikan gambaran masyarakat yang baik, memang Polrinya juga harus baik.

“Jadi itu seperti yang saya sampaikan tadi, introveksi itu penting, memperbaiki diri itu penting. Tapi yang lebih penting adalah berusaha menjadi yang terbaik di mata masyarakat,” jelasnya.

Viktor menerangkan, terkait dengan Harkamtibmas dan penegakan hukum khususnya, banyak hal-hal baik yang sudah dilakukan personel Polda Babel dan jajaran.

“Kita lihat tadi, ada beberapa anggota yang mewakili Polda Bubel juga mendapat apresiasi dari Mabes Polri, dari Bapak Presiden atas prestasinya membawa nama baik Polri dan juga membawa nama baik Bangka Belitung,” terangya.

“Mudah-mudahan ini bisa jadi tauladan dan menular ke semua anggota dan semua anggota juga memberikan yang terbaik untuk Bangka Belitung tentunya,” imbuhnya.

Viktor menyatakan, hal-hal baik yang sudah dilakukan itu akan menjadi atensi ke depan, seiring dengan dinamikan dan banyaknya aspirasi masyarakat.

“Untuk ke depan pasti menjadi atensi. Hal-hal yang baik kan harus dipertahankan dan harus menjadi atensi? Banyak pekerjaan rumah (PR) yang masih harus tetap kita lanjutkan dan tetap akan kita kerjakan, seiring dengan berbagai permohonan dan permintaan dari masyarakat,” tegasnya. (BM)

Komentar