PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits ke-33 tingkat Kota Pangkalpinang pada Rabu malam, 23 Juli 2025 di Balai Besar Betason Kantor Wali Kota Pangkalpinang.
Acara ini dibuka langsung oleh Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, Muhammad Unu Ibnudin.
Dalam sambutannya, Unu menyampaikan bahwa MTQH merupakan agenda rutin nasional yang menjadi ajang pembinaan dan dakwah untuk mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits dalam kehidupan sehari-hari.
”MTQH ke-33 ini merupakan momen penting untuk menggugah semangat umat dalam menjadikan Al-Qur’an dan Hadits sebagai pedoman hidup. Kegiatan ini harus kita niatkan sebagai bentuk ibadah, bukan sekadar perlombaan,” ujar Unu.
Ia menegaskan, pelaksanaan MTQH merupakan bagian dari upaya strategis dalam membina masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.
Unu juga berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan lembaga-lembaga keagamaan seperti LPTQ, IPQOH, dan BKPRMI.
Dalam sambutannya, Unu juga menyampaikan permohonan maaf jika pelaksanaan MTQH tahun ini tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya karena adanya efisiensi anggaran. Namun ia menegaskan bahwa substansi dan semangat kegiatan tidak boleh berkurang.
Unu pun mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman terhadap Al-Qur’an, bukan hanya dalam bacaan dan hafalan, tetapi juga dalam pengamalan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, guna mewujudkan Kota Pangkalpinang sebagai baldatun toyyibatun wa rabbun ghofur.
Di akhir sambutan, Unu mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas menjelang pelaksanaan Pemilihan Ulang Wali Kota Pangkalpinang yang dijadwalkan pada 27 Agustus 2025 mendatang.
Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, pemuda, dan organisasi masyarakat untuk aktif mengawal proses demokrasi secara damai, serta menolak hoaks dan ujaran kebencian yang kerap muncul menjelang Pilkada.
“Kita harus menjaga suasana tetap damai dan sejuk. Mari kita sukseskan Pilkada ulang ini dengan memilih pemimpin yang amanah, jujur, dan siap mengorbankan kepentingan pribadi demi rakyat Pangkalpinang,” tutupnya. (beritamitra.com)
MTQH ke-33 Resmi Dibuka


Komentar