‎Pemkot Pangkalpinang Terima Bantuan Tujuh Kursi Roda dari Bank Sumsel Babel Syariah

PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang menerima bantuan sarana kesehatan berupa tujuh unit kursi roda dari Bank Sumsel Babel Syariah.

‎Bantuan tersebut merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan yang ditujukan untuk membantu mobilitas masyarakat di setiap kecamatan.

‎Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menjelaskan bahwa bantuan akan didistribusikan secara merata ke seluruh wilayah kota.

‎“Bantuan kursi roda sebanyak tujuh unit ini akan diberikan satu unit untuk setiap kecamatan di Kota Pangkalpinang. Ini merupakan bantuan dari Bank Sumsel Babel Syariah kepada Pemerintah Kota,” ujarnya.

‎Dessy menambahkan, permintaan masyarakat terhadap alat bantu kesehatan, khususnya kursi roda, masih cukup tinggi.

‎Karena itu, Pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen untuk terus berupaya memenuhi kebutuhan tersebut melalui berbagai sumber pendanaan.

‎“Nantinya juga akan ada bantuan dari Dinas Sosial. Mengingat banyaknya permintaan dari masyarakat untuk alat bantu dan kursi roda, maka penyalurannya dilakukan secara bertahap, baik melalui APBD maupun bantuan dari instansi BUMD,” jelasnya.

‎Ia turut memohon doa dan dukungan masyarakat agar seluruh kebutuhan alat bantu kesehatan dapat terpenuhi, meski tetap harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

‎Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, pemerintah kota telah menyiapkan mekanisme pengawasan yang ketat agar asas manfaat benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, Barka, menegaskan bahwa pengawasan dimulai dari proses pendataan di tingkat kelurahan.

‎“Untuk pengawasan, pertama kita mengandalkan data dari bawah, mulai dari kelurahan hingga Pekerja Sosial Masyarakat. Dengan begitu, penyaluran bantuan ini insyaallah akan tepat sasaran,” tegasnya.

‎Pemerintah Kota Pangkalpinang juga akan terus memantau pemanfaatan bantuan setelah diserahkan kepada penerima.

‎Diharapkan, sinergi antara pemerintah daerah, sektor perbankan, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam upaya meningkatkan kualitas hidup warga Pangkalpinang. (BM)

Komentar